Archive forMay, 2008

Lombok.. muter-muter

February 29, 2008

Jam 7.30am tepaaath dan sesuai rencana semula kita sudah berjanji untuk stand-by dirumah Om Danang pada pukul 8.00am. Semua sudah disiapkan, perbekalan makanan sudah dibeli, dan yang pastinya kamera ON!!!

Santi menjemput kita untuk persiapan sarapan dirumah Om Danang, hmm.. menunya, plecing kangkung, tempe penyet dan ikan, aduh benar2 menggugah selera..

Anyway, setelah briefing panjang dari Om Danang perihal tempat mana saja yang akan dikunjungi akhirnya kita berangkat dengan menggunakan Mitsubishi Elf yang dipimpin oleh tour guide kita Bapak Samsul.. biasa di panggil Bp. Sam dan Bapak Wayan on the steer. Biasa dipanggil Bp. Wayan hehehe.. kok sama aja yaa

Tujuan pertama adalah desa Banyumulek, disini kita kembali melihat kerajinan Gerabah, bahkan ada yang berusaha untuk membuat Gerabah… meskipun boongan hehehehe.. Rupanya di Lombok terkenal dengan nyank namanya Kendi Maling, cara memasukkan air kedalam kendinya sangat unik. Air dimasukkan ke dari bawah kendi dan lalu bisa diminum seperti biasa. Kunci nya adalah pada kekuatan Doa.. lhoo.. bukaaan.. kuncinya adalah pada penerapan saluran pipa pada kendi yang memungkinkan air masuk lalu kembali ditampung.. halaaaah ribet, liat aja deh gambarnya.

Sehabis dari desa Banyumulek, kita menuju ke desa Sukarara yang berarti desa suka menderita.. aneh yaa.. kok bisa namain desa kaya begitu.. desa ini terkenal dengan para pengrajin tenunnya. Please do be careful when you intended to shop in this area. Try to bargain as low as possible. Bukanne ga menghargai karya seni mereka.. cuman kok terlalu mahal yaaa….

Didesa ini kita bisa berpose menggunakan pakaian daerah Lombok, aaaih.. Aren’t we looking good in this outfit!! Kita2 bahkan mencoba untuk menenun hehehehe dan ga ada nyank berhasil.. !

Setelah desa yang suka menderita, Kita meuju desa Sade, yaitu Dusun Tradisional Sasak. O iyaa lupa, sebelum mencapai daerah ini kita bertemu dengan patung putri Mandalika, yaitu putri yang agak bingung untuk menolak  pinangan dari beberapa pangeran sehingga memutuskan untuk bunuh diri. Pada saat putri ini menjatuhkan dirinya kedalam laut, tiba2 muncullah beribu2 cacing yang dipercaya adalah jelamaan dari Putri Mandalika.

Semenjak adanya jelmaan cacing ini, warga desa mempunyai tradisi untuk mengambil dan memakan cacing ini yang konon kabarnya bisa memberikan kesehatan dan awet muda..  Tradisi yang telah berlangsung berabad-abad lamanya dinamakan Tradisi Nyale Bau. Datangnya cacing2 ini dapat diprediksi dari curah hujan tinggi dan agak mnendadak serta tiada henti-hentinya. Prediksi tentang kapan cacing ini muncul biasa dilakukan oleh kepala suku yang menggunakan perhitungan bintang. Sayangnya pada saat kita kesana tradisi nyale sudah berkahir pada tanggal 27 Februari yang lalu.

Oke kembali ke desa Sade, Desa adalah desa tradisional suku sasak. Yang paling menarik adalah pada pembuatan rumah nya. Biasanya terdiri dari 2 lantai dibatasi oleh undakan kecil. Lantai pertama dipakai oleh Bapak, Ibu dan anak laki2 sedangkan lantai 2 peruntukan sebagai dapur dan kamar untuk anak perempuan. Perlu dijelaskan bahwa, bagi orang Lombok anak perempuan adalah makhluk yang sangat berharga. Seorang anak gadis pantang untuk dimarahi, anak perempuan tidak boleh kemana2 dan hebatnya lagi, anak perempuan diperbolehkan untuk mempunyai pria yang dekat dengan nya lebih dari satu.. yaaah minimal 8 orang sih..!!

Cukup ngebahas pere yaa.. yang perlu ditandai disini adalah, cara mereka membangun rumahnya, rumah dibangun dengan campuran tahi sapi dan pasir. Tahi sapi di gunakan untuk lantai dan dinding. Tahi sapi yang digunakan tidak boleh tahi sembarangan, harus tahi sapi segar dan sehat. Tahi sapi ini digunakan untuk melapisi dinding serta lantai agar tidak gampang berdebu. And guys, tenang aja kok, lantai dan dinding mereka tidak berbau. Cuma rada males aja untuk nyender ama duduk hehehehe..

Salah satu yang khas mengenai rumah adat Lombok adalah atap mereka yang menyerupai lumbung padi dan dibuat dari jerami ikat serta di topang oleh rotan atau bambu.

Setelah puas melihat2 serta mengendus2, maka kita arahkan Pak Sam untuk mulai bergerak menuju pantai Tanjung An.. such a beautiful beach. Duh kenapa gw ga bisa lupa ama nih pantai yaa..?? Selain pasirnya yang mempunyai 2 jenis yaitu pasir biji merica dan pasir halus.. pantai nya benar2 bagooooes…!! Memang panas, tapi bener2 ga rugi cuy!

Pantai kuta.. yaah, memang indah.. cuman karena udah sempet ngeliat Tanjung An, kok kesannya yaah gitu deeh hehehe.. Duh, kebanyakan mantai, jadi laper.. ya udah akhirnya si Pa Sam, ngajakain makan di aduuh, kok gw bisa lupa namanya yaaa.. damn, ga sempet ke poto lagi. Wah pokoknya ada ayam Taliwang yang kata anak2 sih puedees rek, cuman buat gw.. biasa aja ssih.. ga pedes2 amat.

Kenyang makan2, akhirnya kita ke Toko Baju Arief.. man.. sumpe deh gw nyesel abis kenapa ga belanja di ni Toko..!! Duh gw cuman beli baju satu biji. Wah, kalo kalian ke Lombok, please guys ke sini. Mereka men-design bajunya sendiri, dan yang pastinya looks good di badan loe hehehehe!

Perlu kalian ketahui, bagi pada penikmat Srikaya, Lombok punya Srikaya yang enaak tiada duanya em selain kangkung sih. Pokoknya nyesel dah kalo ga nyoba Srikaya sini.. wuenaak cuy!

Then kita bergerak lagi menuju Pura Batu Bolong. Emang sih tampak nya biasa aja, tapi mungkin karena gw Hindu kale ya jadi ada perasaan nyaman aja gitu pas nyampe sono (halaah..).

Setelah puas poto2 di Pura Batu Bolong, kita menuju Pantai Senggigi yang rencana menjadi pelabuhan terakhir kita untuk menikmati satu hari di Lombok. Pantai Senggigi adalah Pantai yang kita percaya adalah tempat yang cocok untuk menikmati Sunset serta sate beulayah hehehe (another food episode..). Guess what, ternyata senggigi sudah berubah banget (hehehe.. laen dari di tipi maksudnya, gw juga baru pertama kali kesini kale…) senggigi kok jadinya jorook banget, ga beraturan, pedagang di mane2, duh.. ga banget deh. Trus boro2 mo romantis2an nikmatin sunset, yang ada kita di kerubutin pedagang, dari tukang tato, souvenir ampe tukang jual es kelapa.. halaaah.

Hilang sudah kesempatan menikmati sunset, well selain agak ter-distract sama yang namanya pedagangs (jamak nih) cuaca juga mendung banget, jadi yang keliatan cuman item gitu deh.

Pas jam 7 malem (tapi sumpah kaya masih jam 6 sore gitu cuy, soale masih terang) kita memutuskan untuk pulang. Selain dah ga sabar buat balik lagi ke Bali, ternyata Lombok tanpa Gili’s serasa hampa. Mungkin lain cerita kalo me and the Girls maen2 ke Gili, iseng2 cari alamatnya Dream Divers.. kali aja bisa numpang belajar Diving disono hahahaha.

Nyampe pulang ke rumah Om Danang dan Tante Ita, kita sempet sharing cerita2 asik selama bersama Pa Sam and Pa Wayan. Duh emang kedua orang ini baiik pisan..!!

Comments

The Real Fake..

Prologue: Excuse me.. nyelak dikit yaa cerita tentang Trip to Bali and Lomboknya, coz this blog really need to be released.. so others can learn.. based on true story..

There are some definitions about REAL FAKE. Well, frankly I heard this from a radio show called Rush Hour that is on air every Tuesday and Thursday. Hosted by uncle JC, Mimi and Lily Moon Cake. The real fake often used for the thing that has got to do with plastic surgery or so on. For example, Boobs, lipo, rhino and stuff like that.

But mine was The Real Fake kind of friend. A friend who is stick with you when they in need. Well I have the experience of dealing with this kind of person. It makes me sick though. But it teaches you a lot. It teaches you not to trust a person at once. Though you may know them like ages. I mean really ages. Sad but true. I apparently have misjudged someone by put them on trust. I get too over confidence and having a great expectation.

Let’s just say a friend makes his way to glory. I thanked God for that. And he soon forgets me as easy as taking a pee. Having the 3 blast kind of year still doesn’t make you an expert in knowing someone. He acted like nothing ever happened. I mean please, the word friendship was too obnoxious for him.

You’ve succeed, so? Let me clear this, you are the one who’s asking for help. I soon realize that I’m being manipulated by a knuckle head and full-of-shit-guy. I stay silent instead. No further action. No comment. End of discussion.

Time teaches you a lot. Soon I found out that they were “just like that”. It just so happen to my awesome kind of life. No heart feeling just a terrible disappointment. I take this friendship thing too serious. And yet in the end there is nothing but hate. It is sick to hate someone and when they are not worthy at all.

So what is your definition of friendship..?

Comments (1)

Lembar Bay - Lombok

Sesampainya di Lembar, suasana sungguh berbeda… sepi banget. Yang ada cuman kuda betina asal sumbawa yang sedang mengerahkan segenap tenaganya untuk mengangkut berkardus2 makanan yang dibawa oleh majikannya. Perhatian kita sempat tersita ke kuda tersebut, terlebih ketika tiba2 dia terjatuh karena tidak kuat menahan beban.… tragically abused!!

Pelabuhan Lembar merupakan tempat pemberhentian pertama kita sesampainya di Lombok. Dyah yang dengan sangat baik hatinya meminjamkan Om nya untuk di repotin oleh kita. Om Danang dan Tante Ita adalah sepasang suami istri yang tinggal di Lombok dan membangun Pre-School pertama di Lombok yang mengajarkan Bahasa Inggris untuk anak2.

Setelah sekian menit menunggu, Om Danang pun datang membawa kabar berita.. halaah mangnya pak pos. Secara singkat beliau menceritakan sejarah Lombok, kuntur daerah, kerajinan khas Lombok, bahkan berbaik hati mengantarkan kita melihat desa Banyumulek, yaitu desa perhasil Gerabah terbesar di Lombok Barat. Beliau juga bercerita tentang kenikmatan Kangkung Lombok yang tiada duanya.. emang sih, kangkung sini tuh enaaaaak bener..!! Aiih jadi inget perut neh.. kayanya belum keisi nasi dari pagi..

Secara kita2 kurang enak kalo ngerepotin Tante Ita and Om Danang, makanya kita berniat untuk menyewa penginapan murah meriah deh di sebelah rumah Om Danang, lumayan 3 bed hanya Rp. 75rb namanya Wisma Nugraha.

Setelah kita ngobrol2, Om Danang mengundang kita untuk makan malam dirumahnya hehehehe.. aku suka itu.. lapaaaar!! Ternyata enaak banget, nasi nya hangat, ada ayam bumbu bacem dan ayam fillet.. ih apa ya namanya.. ayam tanpa tulang di goreng tepung hehehehe. Sehabis kenyank makan2, kita diajak Om Danang untuk berkeliling Lombok dengan menggunakan mobilnya, aaih.. gw nyank semula bergerak dengan semangat membara, berakhir dengan pejaman mata.. yup guys selama perjalanan gw ngantuk and tidur. Gw Cuma inget ada salon nyank bernama KD.. setelah itu.. seeeeep.. gw terlelap!

Om Danang lalu mengantarkan kita kembali ke wisma nugraha, Lya dan gw nyank mulai bangun lagi semangat hidupnya.. memutuskan untuk mencari kudapan kecil hehehe.. tadinya iseng mo beli Pecel (masa ini namanya kudapaan..) tapi berhubung ini malam jumat, mereka tutup lebih cepat.. kata penjualnya.. mereka mau yassinan.. Ooooo…

Akhirnya mata kita tertuju pada Bubur Kacang Ijo Khas Madura hehehe.. ternyata enaak.. cuman kurang sip soalnya ada santannya.. agak sedikit menggangu.. jadi kurang maknyos..! Setelah kenyank, kita prepare untuk hari esok.. soalnya om Danang telah membookingkan seorang tour guide untuk membantu kita menjelajahi Lombok hehehehe.

Comments

Padang Bai - Trip To Lombok..

Perjalanan dihiasi dengan derasnya air hujan. Begitu sampai di Ubung, kita di sambut sekelompok Bapak2 yang menawarkan jasa antar, baik itu ke Bandung, Surabaya ato ke Lombok. Sempet ada suasana ga enak dan bikin rada jiper, tapi apa mau dikata, aura keartisan gw membendung segala emosi yang ada, cukup dengan satu senyuman.. mereka mulai menerima kalo kita dalam posisi menunggu seseorang dan tidak berminat untuk memakai jasa mereka.

[advice: Selalu warnai pembicaraan dengan senyuman, bicara dengan jelas kalau kita menunggu teman, kata “maaf” membuat mereka lebih ingin tahu tujuan kita dan melengos akan membuat suasana lebih panas lagi. Pandang wajah mereka dengan baik agar mereka tidak tersinggung.]

Dyah yang nampaknya menguasai medan, ternyata tidak menguasai medan.. tiket nyank seharusnya Cuma Rp. 30rb, suddenly naik menjadi Rp. 35rb dikarenakan Lya tampak seperti bule Taiwan yang akan belibur ke LOMBOK hahahahaha.. apaaa seeh.

Perjalan ke Padang Bai lumayan menghibur, meskipun Santi sibuk dengan mimpinya pemandangan yang di tawarkan sungguh menakjubkan.. iih masih ga percaya kalo akhirnya gw nyampe juga di Bali.

Sempet rada shock juga ketika bus yang kita tumpangi menabrak anjing liar. Well ga tau siapa yang salah sih, pokoknya bikin deg2an.  Kalo boleh dibilang, anjing di Bali memang rada “oon”. Ga tau apakah mereka sudah di doktrin untuk bersikap bodoh di depan orang-orang, sehingga ada kesan anjing ini kehilangan kodratnya sebagai anjing. Mereka sama sekali tidak bergerak, diam, cuek, dan cenderung kaya anjing yang udah di brain-washed.

Comments